Minggu, 21 Juni 2015

MAKALAH B. INDONESIA 2 SOFTSKILL SAP(11 & 12)



BAB I
PENDAHULUAN

       1.1    Latar Belakang
            Surat adalah media komunikasi dalam bentuk tulisan yang dilakukan oleh seseorang atau lembaga ke seseorang atau lembaga lainnya. Banyak kesalahan yang sering kita temukan dalam halnya penulisan surat. Maka dari itu makalah ini membahas tentang seluk beluk surat sehingga dapat memberikan informasi yang mendalam kepada pembaca.
            Pengenalan terhadap jenis dan sifat surat merupakan hal yang penting diketahui agar dapat mengambil suatu tindakan atau menyelesaikan sesuatu tugas yang sesuai dengan isi atau maksud dari surat tersebut.
Untuk mendapatkan suatu perkerjaan di kantor atau di instansi , kita harus mengajukan permintaan atau permohonan ke bagian ke pegawaian . Permohonan itu tidak disampaikan secara lisan tetapi secara tertulis dalam bentuk suatu surat lamara kerja .
Perubahan dan kemjuan teknologi membawa dampak terhadap segala bidang . Termasuk pula pada tata cara pembuatan dan pengiriman surat lamaran kerja . Wujud surat lamaran kerja semakin beragam dan pembuatannya cenderung semakin praktis . Meskipun demikian ,ada prinsip-prinsip serta unsur-unsur pokok dari surat lamaran kerja yang tetap di pertahankan .
Untuk memberi pertimbangan dalam membuat jawaban dari suatu perushaaan , pelamar melampirkan sejumlah berkas dalam surat lamaran kerja tersebut . Salah satu berkas yang sangat penting dan selalu diminta adalah daftar riwayat hidup atau CV ( Curiculum Vitae ) . Oleh Karena itu , selain mampu menyusun surat lamaran, di harapkan kita sebagai orang yang tidak tahu apa-apa dapat menulis lampirannya dengan baik dan benar .
CV akan selalu digunakan untuk siapa saja yang hendak melamar suatu perkerjaan karena CV adalah bagian dari salah satu syarat yang harus dipenuhinya agar si pelamar dapat di terima atau gagal . Jadi kita sebaiknya jangan terlalu meremehkan tentang keberadaan CV ini . Makalah ini saya buat agar masyarakat dapat memahami dan tahu bagaimana tentang CV itu karena tanpa CV , si pelamar kerja kemungkinan diterima sangat kecil karena ini adalah bagian dari persyaratan dari suatu perusahaan kepada seseorang yang hendak melamar kerja .
 1.2     Tujuan Penulisan
            Sebagaimana yang kta ketahui bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana tata cara penulisan surat yang baik dan benar, untuk itulah makalah ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui sistematika cara penulisan surat yang baik dan benar  serta kita dapat membedakan format dan jenis-jenis surat yang  kita temui. 
CV atau biasa yang kita kenal Curiculum Vitae ini bermaksud untuk membantu si pelamar kerja mendapatkan suatu pekerjaan karena di dalam CV ini terdapat hal-hal tentang diri seseorang pelamar dari ia baru lahir hingga sekarang , istilahnya CV itu di bisa anggep perjalanan hidup dari seseorang  tersebut dari dulu hingga sekarang .
Maksud seseorang membuat CV antara lain bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat untuk mendapatkan pekerjaan karena tanpa adanya CV , si pelamar pekerjaan belum tentu bisa mendapatkan pekerjaan karena belum memenuhi syarat , maka dari itu CV ini sangat perlu diperhatikan baik dalam penulisannya karena bersifat informasi yang penting dan berhubungan dengan riwayat hidup seseorang . Makalah dibuat , untuk memahami dan mengetahui bagaimana bentuk dari CV tersebut .
1.3    Rumusan Masalah
  1. Arti dan fungsi surat?
  2. Syarat-syarat surat yang baik?
  3. Bahasa surat?
  4. Bagian surat?
  5. Jenis surat?
6. Manfaat vitae?
  1. Susunan itae?
  2. Isi vitae?
 BAB II
PEMBAHASAN

2.1     ARTI SURAT
Surat adalah alat komunikasi antara seseorang dengan seseorang yang di kehendakinya , yang berisi tulisan , pernyataan , suatu kabar , harapan , dan tanggapan yang sesuai dengan keinginan dari penulis surat tersebut . Itu arti surat secara umum atau yang biasanya masyarakat tahu .
2.1.2  FUNGSI SURAT
1.       Sebagai sarana komunikasi.
2.       Sebagai alat untuk menyampaikan pemberitahuan / permintaan atau permohonan,  buah pikiran atau gagasan.
3.      Sebagai alat bukti tertulis.
4.      Sebagai alat untuk mengingat.
5.      Sebagai bukti historis.
6.      Sebagai pedoman kerja.
2.2     SYARAT-SYARAT SURAT YANG BAIK
Surat dikatakan baik yaitu apabila dalam penulisannya sudah sesuai dengan kaidah-kaidah dalam penulisan surat. Selain dari pemilihan bahasa, bentuk dan tulisan surat itu sendiri, ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan. Hal-hal tersebut antara lain:
1. Jelas
Jelas disini berarti: tulisan mudah dibaca dan mudah pahami baik dari identitas si pengirim surat, nama dan alamat yang dituju, serta dari isi surat itu sendiri
syarat-syarat surat yang baik
2. Benar
Benar disini berarti: isi dari surat tersebut memang benar maksud dan tujuannya (tidak untuk iseng), serta menggunakan kosa kata yang baku.
3. Sopan
Sopan disini berarti: menggunakan bahasa yang tidak hanya baku tetapi juga memiliki sopan santun.
4. Singkat/tidak terlalu bertele-tele
Singkat disini bukan berarti penulisan katanya yang harus disingkat-singkat, tetapi menggunakan bahasa yang efektif sehingga surat tidak terlalu panjang lebar.
5. Lengkap
Lengkap disini berarti: Maksud dan tujuan sudah terwakilkan atau tertuang semua dalam surat.
6. Menarik
Menari disini bukan berarti harus menggunakan kosa kata seperti pada iklan-ikan yang sering kita jumpai. Tetapi, kertas dan sampul surat harus serasi, bersih dan rapi sehingga enak dipandang dan dibaca.


2.3     BAHASA YANG DIGUNAKAN DALAM PENULISAN SURAT
1.      Mengutamakan sama derajat
2.      Tegas
3.      Mudah dimengerti oleh pembaca
4.      Menggunakan bahasa yang sopan
5.      Jelas antara penulisan dan makna
2.4       BAGIAN-BAGIAN SURAT

•            Bagian-bagian surat pribadi :
                          …………………..….1
  …….…..2
  …….......3
 …………….……………….4
 ………………….………….5
 …………………….……….6
                                          …………….7
                                          …………….8
                                          …………….9
1. Tempat, tanggal,bulan,tahun penulisan surat
2. Alamat surat                        
3. Salam pembuka
4. Kalimat pembuka
5. Isi surat                  
6. Kalimat penutup
7. Salam Penutup
8. Tanda tangan
9. Nama pengirim

•            Bagian-bagian surat dinas /resmi 
                                       
 1. Kepala surat                                        
 2. No,Lampiran ,Perihal
 3. Tanggal,bulan,tahun penulisan surat
 4. Alamat surat
 5. Salam pembuka                
 6. Kalimat pembuka
 7. Isi surat
  8. Kalimat penutup              
  9. Salam penutup                      
10. Tanda tangan
11. Nama pengirim

Kerangka isi surat :

1.         Paragraf pembuka
2.         Paragraf isi
3.         Paragraf penutup

2.5       CONTOH  SURAT
Contoh surat lamaran kerja
Kepada Yth.
Human Resources Departement
Di tempat

Saya yang bertanda tanga dibawah ini :
Nama                                 : Siti Fathiyah Wardati
Tempat Tanggal Lahir       : Semarang, 28 Juni 1992
Usia                                   : 22 tahun
Alamat                               : Pondok sani bekasi
Telepon                              : 085621215478
Pendidikan terakhir           : SMA
Dengan ini bermaksud untuk melamar bekerja diperusahaan yang bapak/ibu pimpin. Untuk melengkapi data-data yang Bapak/Ibu perlukan, bersama ini saya sampaikan beberapa lampiran sebagai berikut :

1.     Foto copy ijazah              1 lembar
2.    Foto copy KTP                1 lembar
3.    Pas Photo 3x4                  1 lembar
4.    Daftar Riwayat Hidup     1 lembar

Adapun syarat & berkas lain nya akan menyusul.

Demikian lamaran ini saya buat dengan sebenarnya, atas perhatian Bapak/Ibu saya ucapkan terimakasih.

                                                                                                                                                      Hormat saya


                                                                                                   ( Siti Fathiyah Wardati )
2.6     MANFAAT VITAE
Manfaat curiculum vitae adalah menjelaskan keterangan diri, informasi diri, data diri dan sebagainya. Dengan CV, setiap orang yang membaca dan memeriksa CV seseorang akan dapat mengetahui dan menelaah setiap orang dari informasi diri yang telah diberikan, serta dapat memberikan gambaran seseorang melalui kegiatan – kegiatan atau dari spesifikasinya dalam pendidikan dan berorganisasi. Dengan kata lain manfaat CV menjelaskan kriteria diri dalam bentuk teks.

2.7     SUSUNAN VITAE

1. Data Pribadi
  Bagian ini berisi nama, alamat, email, handphone dan identitas pribadi lainnya. Sangatlah penting         bagi Anda untuk selalu mencantumkan nomor kontak atau email Anda karena itu adalah satu-satunya cara perusahaan yang merekrut bisa menghubungi Anda kembali jika sesuai dengan kriteria   yang ditetapkan.
2. Pendidikan
Bagian ini menjelaskan mengenai latar belakang pendidikan dan hubungannya dengan pekerjaan yang dilamar. Cantumkan pendidikan dari SMU ke atas termasuk jika ada pendidikan non formal khusus yang Anda ikuti.
3. Pengalaman Kerja
Bagian ini merupakan bagian yang paling sering diperhatikan oleh perusahaan yang merekrut. Pengalaman kerja memberikan gambaran apakah seorang kandidat sudah memiliki jam terbang yang cukup atau masih terbatas. Di bagian ini, rekruiter juga bisa menentukan apakah kandidat dapat segera menyesuaikan diri di organisasi yang baru atau apakah dia butuh penyesuaian yang panjang. Oleh karena itu Anda harus menjelaskan secara detail apa yang Anda kerjakan, nama perusahaan tempat kerja sebelumnya, posisi Anda, dan pekerjaan yang Anda lakukan sehari-hari (job description).Informasi ini akan membantu memahami cakupan kerja yang dilakukan, keterampilan yang dimiliki serta bisa memperkirakan nilai tambah yang dimiliki seorang kandidat.
4. Keterampilan Yang Dimiliki
Dalam CV Anda, ada kalanya Anda perlu menjelaskan keterampilan apa saja yang Anda miliki sebagai proses belajar maupun pengalaman dari pekerjaan sebelumnya. Sebisa mungkin hindari penulisan keterampilan seperti : mampu berkomunikasi dengan baik, dapat bekerja dalam tim, cepat belajar hal yang baru. Penjelasan seperti itu tidak memberikan nilai tambah karena semua kandidat juga melakinkukan hal yang sama. Mungkin dalam bagian ini Anda bisa menambahkan keterampilan Anda dalam berbahasa lebih dari sau bahasa atau keterampilan dalam menggunakan applikasi-aplikasi computer.
5. Training Yang Pernah Diikuti
Masukkan daftar pelatihan/training apa saja yang pernah Anda ikuti sebelumnya  untuk memberi gambaran sejauh mana Anda telah berkembang dan wawasan apa saja yang sudah dimiliki. Jangan masukkan semua training karena jumlahnya akan sangat panjang. Pilih yang relevan dan sesuai dengan target pada organisasi yang dituju.
6. Prestasi
Ini adalah bagian yang penting disamping Pengalaman Kerja yang menjelaskan keunikan sebagai individu sekaligus pencapaian di bidang tertentu. Anda bisa menjelaskan secara singkat prestasi di pekerjaan, pendidikan ataupun dalam bidang kemasyarakatan lainnya. Prestasi di bidang kemasyarakatan atau hal-hal di luar pekerjaan juga menarik bagi seorang rekruter untuk digali lebih jauh.

7. Kegiatan Ekstrakurikuler/Kemasyarakatan
Anda perlu memberikan sedikit gambaran kegiatan yang dilakukan di masyarakat. Ini akan menunjukkan bahwa Anda bisa membagi waktu dan memiliki wawasan yang lebih luas, tidak hanya sebatas pekerjaan.

2.8     ISI VITAE
Kepada Yth.
Human Resources Departement
Di tempat

Saya yang bertanda tanga dibawah ini :
Nama                                            : Siti Fathiyah Wardati
Tempat Tanggal Lahir                  : Semarang, 28 juni 1992
Alamat                                         : Pondok sani bekasi
Telepon                                        : 085621215478

Dengan ini Dengan ini bermaksud untuk melamar bekerja diperusahaan yang bapak/ibu pimpin. Sebagai bahan pertimbangan saya lampirkabn Curiculum Vitae sebagai berikut
Nama                                            : Siti Fathiyah Wardati
Usia                                              : 22 Tahun
Jenis Kelamin                               : Perempuan
Agama                                          : Islam
Status                                           : Belum Menikah
Bangsa                                         : Indonesia
Alamat                                         : Pondok sani bekasi
Pendidikan Terakhir                     : SMA
Email                                            : fathiyah_wardah@yahoo.com
Latar belakang Pendidikan
Formal
2005 – 2007 : SMP Bina Amal, Bekasi
2007 – 2010 : SMA Diponegoro 02, Bekasi
2012 – 2016 : Universitas Gunadarma, Bekasi
Untuk melengkapi data-data yang Bapak/Ibu perlukan, bersama ini saya sampaikan beberapa lampiran sebagai berikut :
1.     Foto copy ijazah              1 lembar
2.    Foto copy KTP                1 lembar
3.    Pas Photo 3x4                  1 lembar
4.    Daftar Riwayat Hidup     1 lembar

Adapun syarat & berkas lain nya akan menyusul.

Demikian lamaran ini saya buat dengan sebenarnya, atas perhatian Bapak/Ibu saya ucapkan terimakasih.

                                                                                                                                                      Hormat saya


                                                                                                 ( Siti Fathiyah Wardati )

BAB III
PENUTUP

3.1    Kesimpulan
                 Surat menyurat adalah salah satu bentuk komunikasi dengan mempergunakan surat sebagai alat, oleh karena itu surat menyurat merupakan salah satu alat komunikasi yang sangat penting dan setiap waktu dilakukan dalam tugas sehari-hari dalam kantor.
                  Surat merupakan salah satu alat komunikasi tertulis yang berasal dari satu pihak dan ditujukan dari pihak lain untuk menyampaikan berita dengan demikian jelas bahwa surat sangat penting artinya dalam membantu memperlancar tercapainya tujuan organisasi.
                  Perlu diusahakan agar dapat membuat surat dengan baik, sebab penilaian negatif terhadap surat akan dapat mempengaruhi pula penilaian negatif dalam organisasi.
                     Manfaat dari vitae atau yang biasa dikenal senagai CV adalah surat untuk melamar pekerjaan ke perusahaan, yang menyangkut dengan data kepribadian sesorang yang ingin melamar pekerjaan di perusahaan yang diinginkan. CV juga berguna untuk mempermudah untuk menilai kepribadian seseorang dengan membaca data dirinya, dan juga mepermudah perusahaan merekrut untuk dilakukannya wawancara secara langsung.
 Sumber :
http://fildzahadriana.blogspot.com/2014/06/pokok-bahasan-curicculum-vitaen.html

Minggu, 17 Mei 2015

Makalah Tugas B. Indonesia 2 SAP(8, 9, 10)



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Tulisan adalah suatu wadah dari pemikiran dari para penulis, dengan cara berfikir dan menuliskan apa yang berada didalam pikiran penulis. Penulis harus mengerti cara untuk berbahasa yang baik dan benar didalam penulisan untuk menciptakan tulisan yang efektif dan efisien, ada beberapa komponen komponen yang harus diketahui oleh penulis yaitu kemampuan untuk berbahasa, penyajian yang benar, dan keterampilan untuk mengerti apa yang ingin penulis sampaikan.
Menulis laporan ilmiah butuh bahasa baku yang jelas untuk bisa dipahami oleh para pembaca oleh karena itu penulis harus mempunyai kemampuan untuk bisa membuat pembaca memahami apa tujuan yang dijelaskan dalam laporan ilmiah da juga karangan ilmiah, untuk menulis laporan ilmiah terdapat persyaratan yang harus dilakukan oleh penulis.
Laporan pada umumnya berkaitan dengan uraian tertulis dari hasil pengalaman langsung atau sumber data primer. Biasanya, penulis membuat suatu kesimpulan yang berasal dari informasi yang disajikan, atau menyajikan dasar untuk keputusan yang akan diambil oleh pembaca atau kelompok pembaca tertentu. Seringkali laporan ini digunakan juga oleh lembaga pendidikan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan jenjang pendidikan tertentu seperti diploma, atau untuk kegiatan proyek tertentu. Menurut Rama dan Jones (2008, p250) berpendapat, laporan adalah presentasi data yang telah terformat dan terorganisasi dengan baik. Pengertian laporan: Karangan yang berisikan paparan peristiwa atau kegiatan yang telah dilakukan.
Rancangan usulan penelitian adalah langkah yang paling awal dalam proses penyusunan penelitian. Usulan penelitian adalah langkah berikutnya, dan makalah adalah hasil akhirnya. Rancangan usulan penelitian ini memberi gambaran secara menyeluruh tentang pokok masalah yang hendak diteliti, teori dan konsep serta data yang dipakai untuk melakukan penelitian; cara penelitian dilakukan dan hasil yang diharapkan akan dicapai.
1.2   Rumusan Masalah
1.      Apa saja macam-macam laporan?
2.      Apa saja ciri dari laporan?
3.      Persyaratan apa saja yang harus diketahui pembuat laporan?
4.      Unsur-unsur kerangka laporan?
5.    Manfaat penyusunan laporan?
6.    Guna rancangan usulan penelitian?
7.    Bentuk dan isi usulan penelitian?

1.3  Tujuan
1.      Untuk mengetahui macam-macam laporan.
2.      Untuk mengetahui ciri-ciri dari laporan.
3.      Untuk mengetahui persyaratan bagi pembuat laporan.
4.    Untuk mengetahui unsur-unsur kerangka laporan.
5.    Untuk mengetahui manfaat penyusunan laporan.
6.    Untuk mengetahui guna rancangan usulan penelitian.
7.    Untuk mengetahui bentuk dan isi usulan penelitian.

BAB 2
PEMBAHASAN

2.1 Macam-macam Laporan
            Laporan adalah penyampaian informasi dari petugas/ pejabat tertentu kepada petugas / pejabat tertentu dalam suatu system administrasi Isi dari laporan : Laporan berisi fakta dan data mengenai penelitian, pengamatan, percobaan, pengalaman, dan sebagainya yang diramu menjadi informasi untuk disampaikan kepada pihak lain.
       Macam-macam laporan adalah sebagai berikut :
1.      Laporan Ilmiah
       Laporan Ilmiah adalah laporan yang disusun melalui tahapan berdasarkan teori tertentu dan menggunakan metode ilmiah yang sudah disepakati oleh para ilmuwan (E.Zaenal Arifin,1993). Dan menurut Nafron Hasjim & Amran Tasai (1992) Karangan ilmiah adalah tulisan yang mengandung kebenaran secara obyektif karena didukung oleh data yang benar dan disajikan dengan penalaran serta analisis yang berdasarkan metode ilmiah.

2.      Laporan Teknis
Laporan tentang hal teknis penyelenggaraan kegiatan suatu badan atau instansi.Laporan teknis mengandung data obyektif tentang sesuatu.data obyektif dalam laporan teknis itu juga mengandung sifat ilmiah,tetapi segi kepraktisannya lebih menonjol.sehingga yang dimaksud dengan laporan teknis adalah suatu pemberitahuan tentang tanggung jawab yang dipercayakan,dari si pelapor (perseorangan,tim,badan,atau instansi) kepada si penerima laporan tentang teknis penyelenggaraan suatu kegiatan (E.Zaenal Arifin,1993).Dan menurut Muljanto Sumardi (1982) Dalam laporan teknik manusia menggunakan bahasa tulis untuk mengkomunikasikan gagasan,paham,serta hasil pemikiran dan penelitian.

2.2 Ciri-ciri Laporan
1.      Obyektif
Laporan bersifat sangat obyektif. Yang dimaksud obyektif adalah dalam hal menyampaikan fakta. Pernyataan yang dibuat harus berdasarkan kenyataan. Kesimpulan dan rekomendasi yang diajukan harus disertai dengan bukti yang spesifik dan harus menghindari pendapat atau prasangka pribadi. Jika fakta menunjukkan A maka harus dilaporkan A tanpa tendensi apapun.
2.      Bahasa formal
Bahasa yang digunakan dalam menulis laporan adalah bahasa formal yang baik, jelas, dan teratur. Yang dimaksud bahasa formal adalah bahasa baku yang sesuai dengan kaidah penulisan bahasa baku yang terdapat dalam EYD. Penyusunan paragraf, kalimat, pemilihan kata, hingga tanda baca yang digunakan harus tepat dan dari segi sintaksisnya bahasanya teratur. Kata ganti orang harus dihindari. Titik berat dan tekanannya tidak berdasarkan pendapat penyaji data, tetapi berdasarkan fakta.
3.      Sistematis
Laporan harus benar sistematikanya. Judul, subjudul, sub-sub judul, disusun dan diatur dengan perencanaan yang matang. Bagian-bagian dari laporan seperti pendahuluan, isi, dan kesimpulan harus disusun secara berurutan. Hal ini dilakukan supaya pembaca mudah mengerti isi dari laporan tersebut.
4.      Dibuat atas permintaan
Laporan biasanya dibuat atas permintaan dari pihak-pihak tertentu. Laporan ini dibuat sebagai pertanggungjawaban atas apa yang sudah dilakukan. Laporan seperti ini biasanya merupakan laporan panjang atau pendek, tergantung dari kebutuhannya. Tetapi ada kalanya seseorang membuat laporan atas prakarsa diri sendiri.
5.      Pembacanya tertentu
Laporan disusun berdasarkan bidang-bidang atau sub-sub bidang tertentu, juga dibuat berdasarkan permintaan pihak-pihak tertentu. Hal ini menyebabkan secara otomatis pembaca dari suatu laporan terbatas pada kalangan tertentu, tergantung dari kebutuhan pembaca terhadap laporan tersebut. Misalnya, laporan tentang keuangan perusahaan. Tentu saja hal ini tidak dapat dipublikasikan kepada semua pihak karena ini masalah intern perusahaan. Yang mengetahui mungkin hanya direktur keuangan, bagian keuangan, dan direktur utama atau dapat dikatakan hanya orang yang berhubungan langsung dengan manajemen keuangan perusahaan.

2.3 Persyaratan Bagi Pembuat Laporan
         persyaratan bagi pembuat laporan ilmiah itu sama seperti bagi penulis karya tulis ilmiah lainnya, yaitu sebagai berikut:
1.    Memiliki pengetahuan tangan pertama tentang hal yang dilaporkan. Sering kali pengetahuan tangan pertama itu perlu dilengkapi dengan pengetahuan dan pengalaman orang lain.

2.  Memiliki sifat tekun dan teliti. Laporan yang baik tidak meninggalkan pertanyaan tak terjawab bagi pembacanya. Semua kesimpulan yang dapat ditarik dan pernyataan-pernyataan umum harus dibuat secara tepat. Bila ada hal-hal yang tak lengkap, ia harus menyebutkan kekurangan-kekurangan itu dan apa sebabnya. Semua fakta harus dicocokkan. Data yang meyakinkan tidak boleh dibuang.
3.     ulang. Satu kali saja pembaca laporan menemukan pernyataan salah, ia akan meragukan isi seluruh laporan. Pernyataan yang meragukan lebih baik dibuang saja, atau dijelaskan bahwa meragukan Bersifat objektif. Pernyataan yang dibuat harus menurut kenyataan; kesimpulan dan rekomendasi dibenarkan oleh kenyataan, walaupun konklusi dan rekomendasi itu berlawanan dengan yang diharapkan, bahkan dapat berakibat merugikan bagi dirinya sendiri. Pembuat laporan itu seperti sebuah ‘mesin pemikir’, yaitu bekerja tanpa nafsu dan prasangka yang dapat mengelirukan pengertiannya atau pernyataannya tentang fakta.
4.     Kemampuan untuk menganalisis dan menyamaratakan. Laporan itu adalah sebuah analisis. Pembuat laporan membagi-bagi subjek, memperlihatkan bagian-bagian yang berbeda, dan menunjukkan kaitannya satu dengan yang lain. Berdasarkan uraian itulah dengan cara induktif ia sampai kepada kesimpulan. Pelapor tidak boleh membuat  kesamarataan berdasarkan beberapa data saja, atau membuang data yang ia anggap tidak mendukung konklusi yang diharapkannya, padahal data itu tidak meragukan.
5.     Kemampuan mengatur fakta secara sistematis. Penyajian laporan itu tidak harus diatur sistematis, mantik, supaya pembacanya tidak meragukan tentang suatu perencanaan dan penalarannya.
6.     Pengertian akan kebutuhan pembaca. Laporan itu disajikan untuk dibaca oleh seseorang atau beberapa orang (tim) yang spesifik. Apa yang dilaporkan, apa yang dibuang, istilah apa yang akan dipakai, apa yang dapat dianggap sebagai sudah semestinya, apa yang memerlukan lukisan dan penjelasan serta bagaimana menyusunnya, semuanya itu tergantung pembacanya.
2.4 Unsur-unsur kerangka laporan:
Kerangka Laporan ilmiah umumnya terdiri dari 3 atau 4 bagian yang disusun dari atas kebawah sebagai berikut :
1. judul laporan terdiri terutama subjek, atau didahului dengan ‘ Laporan tentang’ , ‘Laporan Kemajuan tentang’,’Laporan Tahunan tentang’,’Penelitian tentang’ dan sebagainya. Judul laporan berbeda dari judul buku.
2. Nama dan identitas penerima laporan Unsur ini tidak selalu ditulis. Jika ditulis, maka sebelumnya didahului dengan kata-kata ‘Diserahkan kepada’. Jika penerima laporan memiliki kedudukan resmi, tulislah kedudukan itu. Dan Nama dan identitas penulis Sebelum nama penulis biasanya didahului dengan perkataan ‘Oleh’ dan diikuti oleh gelar.
3. Tempat dan tanggal Dibagian bawah halaman ditulis tempat dan tanggal dalam 2 baris terpisah.
2.5 Manfaat penyusunan laporan
Laporan kegiatan merupakan alat yang penting untuk :
a. Dasar penentuan kebijakan dan pengarahan pimpinan.
b. Bahan penyusunan rencana kegiatan berikutnya.
c. Mengetahui perkembangan dan proses peningkatan kegiatan.
d. Data sejarah perkembangan satuan yang bersangkutan dan lain-lain
2.6 Guna rancangan usulan penelitian
Rancangan usulan penelitian ini dipakai untuk menilai apakah seorang itu bisa mulai melakukan penelitian secara mandiri. Suatu penelitian itu mungkin bermaksud dan bertujuan untuk memperoleh data informasi dan kemudian untuk bahan menulis. Misalnya
a. Skripsi
b. Makalah untuk seminar, simposium, dan pertemuan ilmiah lainnya
c. Karangan ilmiah
d. Tesis magister/disertasi doctor
e. Laporan proyek
2.7 Bentuk dan isi usulan penelitian
Rancangan usulan penelitian untuk disertasi sekurang-kurangnya memuat unsur-unsur pokok sebagai berikut :
1. Bagian Awal
a. Judul penelitian yang direncanakan akan dilakukan.
b. Identitas penyusun rancangan.
c. Tanggal pengajuan rancangan ke Program Pascasarjana.
2. Bagian Utama
a. Rasional dari judul yang dipilih.
b. Perumusan masalah, telaah pustaka dan penelitian terdahulu.
c. Tujuan dan kegunaan penelitian.
d. Kerangka pemikiran teoritis.
e. Rancangan hipotesis, jika dipakai.
f. Metode penelitian.
g. Hasil yang diharapkan dan masalah yang diantisipasi
h. Jadwal penelitian
3. Bagian Akhir
a. Daftar pustaka sementara
b. Daftar riwayat hidup penyusun rancangan.
2.2.7 ISI RANCANGAN USULAN PENELITIAN
A. Bagian Awal
1) Judul
Judul rancangan usulan penelitian diketik dengan huruf kapital. Judul hendaklah cukup ekspresif menunjukkan dengan tepat masalah yang hendak diteliti. Di bawah judul ditulis kalimat :
“Rancangan Usulan Penelitian Untuk Disertasi”
2) Identitas Penulis
Nama : hanya huruf-huruf pertama yang diketik dengan huruf Kapital.
3) Tanggal Pengajuan, ditulis :
Diajukan kepada Program Pascasarjana
Universitas Gunadarma 2013
pada tanggal
B. Bagian Utama
i. Perumusan Masalah
Dalam rancangan usulan penelitian untuk disertasi, unsur pokok perumusan masalah ini mempunyai peranan lebihpenting dari unsur-unsur pokok lain.
BAB 3
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Laporan ilmiah sejenis karangan ilmiah yang mengupas masalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang sengaja disusun untuk disampaikan kepada orang-orang tertentu dan dalam kesempatan tertentu. Didalam laporan ilmiah ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan oleh pembuat laporan,maka pembuat laporan harus nisa menyusun laporan sesuai dengan persyaratan yang sudah dijelaskan. Laporan ilmiah bermacam-macam dan mempunyai ciri-ciri tersendiri.
Jadi sebenarnya kalau mau menulis laporan ilmiah atau menulis laporan lainnya harus ada yang namanya unsur-unsur kerangka laporan dan Manfaat penyusunan laporan itu buat apa.
sumber :
https://fauziahfia.wordpress.com/2015/01/11/menulis-laporan-ilmiah/